|
|
|
|
|
|
|
|
Sebagai tindak lanjut kerjasama antara Universitas Pendidikan Indonesia dan Intel Corporation, pada tanggal 13-14 Desember 2011 dilangsungkanlah kegiatan penyerahan bantuan 50 unit CMPC serta pelatihan bagi para dosen dan guru sekolah laboratorium UPI. Di hari pertama, diselenggarakan acara pembukaan yang dilaksanakan di gedung rektorat UPI yang dihadiri oleh Pembantu Rektor IV Prof. Dr. Dadang Sunendar M.Si beserta jajaran pimpinan lembaga lainnya serta dosen dan guru peserta pelatihan. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Si mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Intel yang telah memberikan bantuan CMPC beserta pelatihan bagi para guru dan dosen. Beliau juga mengucapkan selamat atas perayaan 10 juta guru yang telah dilatih oleh Intel di seluruh dunia, yang perayaannya dilangsungkan bersamaan dengan penyelenggaraan pelatihan di UPI.
|
|
|
|
Serah terima CMPC oleh Hari Nugraha (Intel)
kepada Wakil Rektor IV UPI
|
Penyerahan plakat terima kasih oleh Wakil Rektor
IV UPI kepada Hari Nugraha (Intel)
|
|
|
|
|
Foto bersama untuk merayakan 10 juta guru
dilatih oleh Intel di seluruh dunia
|
|
Paska kegiatan pembukaan, diselenggarakan kegiatan lokakarya, yang bertempat di gedung SMU Laboratorium UPI. Acara lokakarya ini bertujuan melatihkan penggunaan piranti CMPC bagi guru dan siswa, serta integrasi pemanfaatan CMPC kedalam pembelajaran abad 21 yang berpusat pada siswa. Selain mempelajari fitur-fitur CMPC dengan praktik langsung di hari pertama pelatihan, para peserta juga melakukan perancangan pembelajaran serta melakukan simulasi atau praktik mengajar bersama peserta lainnya pada hari kedua.
|
|
|
|
Para peserta tengah mengeksplorasi fitur-fitur
aplikasi konsol guru
|
Salah satu peserta tengah melakukan praktik
mengajar memanfaatkan CMPC
|
|
|
|
|
|
Peserta tengah melakukan praktik mengajar
dengan mengintegrasikan CMPC
|
Foto bersama paska kegiatan pelatihan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Intel bersama PT. Telkom bekerjasama dalam program Hinterland Project memberikan donasi Intel CMPC (Classmate Personal Computer) beserta konektivitas Internet broadband kepada sekolah-sekolah mitra yang disertai pula dengan kegiatan pelatihan penggunaan dan integrasi dalam pembelajaran. Kegiatan kemitraan ini merupakan wujud nyata kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Kegiatan ini diselenggarakan secara marathon di beberapa kota, yaitu Pekalongan (30 Nov – 01 Desember 2011), Jambi (14 – 15 Desember 2011) dan Surakarta (19-20 Desember 2011), dan Tangerang (22-23 Desember 2011). Agenda pelatihan yang diikuti oleh 20 an guru di masing-masing kota tersebut melatihkan penggunaan aplikasi Mythware e-Learning Classroom yang disertakan dalam donasi Intel CMPC serta melakukan perancangan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mengintegrasikan keterampilan abad 21. Selain itu para peserta juga melakukan praktik mengajar dengan rekan pengajar lainnya.
|
|
|
|
Pemanfaatan sumber belajar dari lingkungan
sekitar dan TIK dalam pembelajaran (Pekalongan)
|
Peserta pelatihan di Pekalongan melakukan foto
bersama paska pelatihan
|
|
|
|
|
|
Suasana pelatihan pembelajaran 1:1 di
Tangerang, Banten
|
Suasana pelatihan pembelajaran 1:1 di Surakarta,
Jawa Tengah
|
|
Sebagian besar peserta yang merupakan perwakilan sekolah penerima donasi merasa sangat bahagia sekaligus merasa mendapatkan sebuah tantangan dengan adanya perangkat Intel CMPC ini. Hal ini semakin menambah semangat mereka untuk dapat memanfaatkan perangkat TIK yang diberikan untuk kemajuan pendidikan di sekolah masing-masing dan memeratakan keterampilan TIK bagi guru lain di lingkungan sekitarnya.
|
|
|
|
Suasana pelatihan pembelajaran 1:1 di Jambi
|
Peserta pelatihan di Jambi melakukan foto
bersama paska pelatihan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pada Hari Kamis, 6 November 2011, Universitas Pendidikan Indonesia dan Intel Indonesia Corporation (Intel) menandatangani kerja sama untuk mendorong dan memfasilitasi pengembangan kurikulum pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan melalui integrasi Intel Teach kurikulum pelatihan program di Gedung Isola UPI Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.
Nota kesepahaman ditandatangani Rektor UPI Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. dan Strategic Business Development Director Intel Indonesia Corp, Hari Nugraha. Penandatangan nota kesepahaman ini dihadiri jajaran pimpinan UPI, yaitu para pembantu Rektor UPI, Para Dekan, Dr. Dinn Wahyudin, M.A. (Sekretaris Badan Koordinasi Pengembangan Sekolah Laboratorium dan Kampus Daerah), serta Dr. Suwatno (Kepala Hubungan Masyarakat). Sedangkan delegasi Intel Indonesia Corporation hadir antara lain Ananta B. Gondomono (Government Program Manager) dan Brimy Laksamana (Education program Manager).
Kesepakatan bersama ini juga untuk meningkatkan kemampuan dosen dan calon guru belajar di Universitas Pendidikan Indonesia pada abad ke-21 yang mencakup integrasi teknologi dalam belajar dan pembelajaran proses pembangunan yang berpusat pada pembelajaran berbasis projek.
Linkup kerja sama ini menyertakan pelatihan untuk dosen; Intel Teach Program: Kursus Persiapan Memulai (tatap muka); Intel Teach Program: Kursus Essentials (tatap muka); Pelaksanaan Projek Pembelajaran Berbasis, Evaluasi Program dan Penerbitan Sertifikat. Rektor UPI menyampaikan apresiasinya kepada Intel atas kepercayaannya terhadap UPI untuk menjalin kerja sama ini.
|
|
|
|
Penandatangan MOU
|
Delegasi Intel dan UPI
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Bertempat di Hotel Utami Surabaya, pelatihan ini berlangsung selama 4 hari. Dengan peserta berjumlah 50 Orang mengikuti pelatihan Essentials Course dan 50 orang mengikuti pelatihan 1:1 E-Learning Classroom. Khusus untuk peserta 1:1 E-Learning Classroom adalah bagi guru yang mendapatkan bantuan CMPC dari Intel Corporation melalui Kementerian Pendidikan Nasional, sebagian lagi diikuti oleh Staff LPMP yang akan mendampingi sekolah-sekolah yang mendapatkan bantuan tersebut.
Acara pembukaan berlangsung di Madina Hall Hotel Utami Surabaya. Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala LPMP Jawa Timur, Bapak Salamun, dan dilanjutkan sambutan oleh Education Program Manager, Bapak Brimy Laksmana. Selanjutnya, sambutan sekaligus pembukaan langsung oleh Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom.
Pelatihan Essentials course yang lebih membahas tentang PBL, cukup menarik perhatian peserta sehingga mereka begitu semangat untuk mengikuti pelatihan sampai tuntas. Demikian juga dengan kelas 1:1 e-Learning Classroom, peserta sangat menyukai cara belajar yang menggunakan 1 laptop 1 siswa. Tidak terasa waktu 4 hari yang tersedia berlalu begitu cepat.
Acara penutupan langsung di tutup oleh Kepala LPMP Jawa Timur, Bapak Salamun, dengan sebelumnya mengumumkan peserta terbaik dari Kelas Essentials Course dan 1:1 e-Learning Classroom.
|
|
|
|
Peserta pelatihan Essential Course
|
Peserta 1:1 e-Learning Classrom sedang mengeksplorasi CMPC
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Dalam rangka peningkatan pemanfaatan ICT Center yang terdapat di Propinsi Kalimantan Barat, maka LPMP Kalbar mengadakan rapat koordinasi dengan mengundang seluruh ICT Center dari seluruh kabupaten di propinsi Kalbar. Rakor ini bertujuan untuk merintis sebuah kerjasama dimana LPMP Kalbar akan mengembangkan pelatihan bersama ICT Center.
LPMP kalbar mengundang Intel Indonesia untuk mempresentasikan mengenai program pelatihan Intel Teach yang bisa dikembangkan bersama ICT Center. Education Program Manager, Brimy Laksmana, memberikan presentasi mengenai pembelajaran abad 21 berbasis ICT dan tantangannya ke depan.
Kepala LPMP Kalbar, Bpk. Drs. Suhartono Arham, M.Si, menyatakan harapannya agar tiap ICT Center dapat mengembangkan pelatihan secara mandiri dengan bantuan LPMP dan kemudian di tahun 2012 LPMP kalbar akan mengembangkan pelatihan lanjutan kepada ICT-ICT center yang telah berhasil mengembangkan pelatihan mandiri.
|
|
|
|
Pengarahan rapat koordinasi
|
Peserta menedengarkan penjelasan Program
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tanggal 30 September 2011 lalu, Intel mendapatkan kesempatan untuk mengisi seminar yang di hadiri oleh perwakilan guru di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sama seperti seminar-seminar sebelumnya yang pelaksanaannya bekerjasama dengan Telkom, Guru diberikan materi yang berusaha membuka wawasan para guru tentang Abad 21 khususnya dalam bidang pendidikan. Seminar kali ini berjudul Abad 21 : Tantangan dan Kesempatan.
Yang special dari seminar kali ini adalah acara penyerahan hadiah kepada pemenang kompetisi Intel Teach Elements Course Online. Salah satu pemenang adalah Bapak Drs. Tugi Hartono Guru MAN 1 Jember. Penyerahan hadiah ini dapat menjadi motivasi kepada peserta seminar untuk mengikuti pelatihan Online yang terselenggara atas Kerjasama Intel dengan Kemdikbudnas.
|
|
|
|
Seminar Abad 21 : Tantangan dan Kesempatan
|
Penyerahan Hadiah Kompetisi Intel Teach Elements Course Online
|
|
|
|
Pemenang berfoto bersama dengan Narasumber dari Intel dan Telkom
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Jakarta, 12 – 15 AGUSTUS 2011,
untuk kali ketiga Intel Indonesia kembali memberikan apresiasi bagi 230 pendidik dan tenaga pendidikan yang telah berhasil mengintegrasikan teknologi ke dalam proses mengajar dan penerapan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Belasan di antaranya menerima Intel Education Award 2011.
Acara Intel Education Award 2011 ini mengalami perubahan sehubungan dengan perubahan struktur organisasi yang terjadi di Kemdiknas, di dua acara pertama Intel Indonesia bekerjasama dengan Ditjen. PMPTK namun tahun ini Intel Indonesia bekerjasama dengan Ditjen. Pendidikan Menengah. Perubahan lain yang terjadi adalah kalau sebelumnya hanya diberikan penghargaan untuk guru maka kali ini ada penghargaan untuk kepala dan pengawas sekolah serta ada penghargaan khusus untuk guru berdedikasi, guru PLB dan Tutor.
Proses penilaian diawali pada tanggal 13 Agustus 2011 yang bertempat di Hotel Millenium dan Hotel Century, Jakarta. Semua peserta mengikuti seleksi wawancara yang dilakukan oleh para Juri dari Tim Intel Education Award. Dari hasil seleksi tersebut maka didapatlah 12 orang pemenang dari beberapa kategori, antara lain:
Kategori Guru SMA/SMK:
Siti Zulfah Sulaiman
SMAN 3 Medan
Jl. Budi Kemasyarakatan no. 3
Medan – Sumatera Utara
Mustafa, SST.Par, M.Pd
SMKN 4 Makassar
Jl. Bandang no. 140
Makassar – Sulawesi Selatan
Dra. Herfen Suryati
SMA YPUDP Bontang
Jl. Raya Badak, Kompleks PT Badak NGL
Bontang – Kalimantan Timur
H. Imron Rosidi, S.Pd., M.Pd
SMKN 2 Pasuruan
Jl. Patiunus 141
Pasuruan – Jawa Timur
Nur Azizah, S.Pd, M.Si
SMAN 1 Koto Baru Dharmasraya
Jl. Ampalu Koto Baru
Dharmasraya – Sumatera Barat
Kategori Kepala Sekolah dan Pengawas:
Drs. Tri Suharnowo, M.M
SMA YPHB Kota Bogor
Jl. Pajajaran no. 234 A
Bogor – Jawa Barat
Nikmah Nurbaity, S.Pd, M.Pd
SMAN 5 Purworejo
Jl. Magelang km 7
Purworejo – Jawa Tengah
Andi Candra, M.Pd
SMAN 1 Lebong Atas
Jl. Suko Kayo, Kec. Lebong Atas
Lebong – Bengkulu
Drs. Ganda Santosa
Dinas Pendidikan Kab. Ogan Komering Ulu
Jl. Kemiling no. 085 Tanjung Baru, Baturaja Timur
Ogan Komering Ulu – Sumatera Selatan
Kategori Guru Pendidikan Khusus
Solbi, S.Pd
SMALB Prof. Dr. Sri Soedewi
Jl. Depati Parbo, Telanaipura
Jambi
Kategori Guru Berdedikasi
Ali Tuasikal
SMAN 1 Pulau Haruku
Jl. Marake’e no.1 Pelauw Kec. Pulau Haruku
Kab. Maluku Tengah – Maluku
Kategori Tutor
Raden Roro Vemmi Kesuma Dewi
PKBM Budaya
Jl. Kramat Pulo Dalam II F11
DKI Jakarta
Puncak acara Intel Education Award 2011 dilakukan di Aula Gedung A Kemdiknas RI pada tanggal 15 Agustus 2011. Acara diawali dengan sambutan dari Education Manager Intel Indonesia Bapak Brimy Laksmana yang dilanjutkan oleh Direktur Corporate Affairs Intel Indonesia Ibu Imelda Adhisaputra. Dalam kesempatan ini juga dihadiri oleh Direktur Jendral Pendidikan Menengah Bapak Hamid Muhamad, M.Sc., Ph.D yang juga memberikan sambutannya. Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang Intel Education Award 2011. Bersamaan dengan acara berbuka puasa bersama, berakhir semua acara puncak Intel Education Award 2011.
|
|
|
|
|
|
|
|
Yogyakarta, 8 – 13 Agustus 2011,
Menindak lanjuti MoU antara Intel Indonesia, LPMP DI Yogyakarta dan Dinas Dikpora DI Yogyakarta, maka dilaksanakanlah ToT (training of trainer) Essentials Course untuk para MT di lingkungan Dinas DikPora DI Yogyakarta. Pelatihan diikuti oleh 60 peserta yang dibagi menjadi dua kelas, kelas SD dan Kelas SMP.
Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala LPMP DIY Bapak. Drs. Harmanto, M.Si. dengan sebelumnya memberikan sambutannya. Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Education Manager Intel Indonesia Bapak Brimy Laksmana dan Kepala BLPT DIY Bapak Drs. Bambang Budi Sulistiya, MM.
Selama pelatihan seluruh peserta terlihat sangat antusias sekali dalam mengukuti setiap materi yang diberikan oleh fasilitator Intel. Materi pelatihan ini adalah tentang Pembelajaran Berbasis Project yang terbilang baru dikalangan peserta, sehingga sangat menarik perhatian peserta. Dalam waktu 6 hari peserta telah dapat membuat sebuah RPP yang berbasis Project beserta portofolionya, dimana RPP berbasis project tersebut akan diimplementasikan di sekolahnya masing-masing.
|
|
|
|
|
|
|
|
Kegiatan pelatihan berlangsung selama 4 hari, 12 – 15 Juli 2011, yang diawali dengan pemantapan pendagogi dan pola pikir mengenai kecakapan abad 21 serta cara berfikir kritis. Awalnya peserta masih sedikit bingung dan masih belum memahami arah tujuan dalam pemantapan pendagogi. Peserta awalnya kurang antusias karena mindset mereka beranggapan bahwa pelatihan intel teach adalah pelatihan komputer. Tetapi setelah berlangsung dalam beberapa jam kemudian, peserta mulai menikmati pelatihan dan mulai memahami pentingnya kecakapan abad 21 dan berpikir kritis. Peserta mulai antusias membahas dan mengetahui lebih jauh lagi mengenai penerapan kecakapan abad 21 beserta cara untuk berpikir kritis.
Hari kedua dan ketiga, pelatihan sudah mulai menerapkan pemanfaatan penggunaan tekhnologi dalam kegiatan pembelajaran. Peserta sudah menggunakan laptop, membuat aktivitas – aktivitas apa saja yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi pengolah kata, lembar kerja dan multimedia. Dengan menggunakan bantuan help guide. Peserta juga diberikan informasi bagaimana mengumpulkan data dan informasi mengenai bahan ajar dan pemanfaatannya untuk dikelas melalui internet. Peserta diajarkan bagaimana cara membuat email, men-download dan meng-upload. Peserta sangat semangat dan sangat antusias sehingga merasa kekurangan waktu.
Hari terakhir, peserta masih melanjutkan pelatihan dalam pemanfaatan aplikasi lembar kerja. Selain itu juga membahas bagaimana cara berfikir tingkat tinggi. Peserta juga sangat antusias dan sangat tertarik untuk memahami lebih jauh lagi. Meskipun kemampuan guru - guru SMPN 1 Ciomas dalam menggunakan komputer secara umum masih kurang, tetapi semangat peserta sangat tinggi. Tekad dan semangat peserta untuk lebih maju sangat tinggi. Disamping itu, peserta juga sangat kompak.
|
|
|
|
Peserta foto bersama setelah pelatihan
|
Berkolaborasi menyelesaikan produk pelatihan
|
|
|
|
Peserta sedang berdiskusi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
19 Juni 2011, bertempat di Hotel Utami Surabaya, Intel Indonesia Corporation menandatangani Nota Kesepahaman dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur. Intel Indonesia Corp. Diwakili oleh Bpk. Ananta Gondomono dan LPMP Jatim diwakili kepala LPMP, Bpk. Salamun.
Dalam acara yang dilaksanakan oleh LPMP Jati mini, LPMP jatim juga menandatangani Nota Kesepahaman dengan 38 Kabupaten dari seluruh propinsi Jawa Timur dan juga dengan Kanwil Kemenag Jatim.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Nasional, Bpk. Mohamad Nuh. Dalam sambutannya, Mendiknas selain mengutarakan kebijakan Kemdiknas mengenai penjaminan mutu juga mengapresiasi kerjasama yang telah dilakukan dengan Intel Indonesia selama ini. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMP&PMP) Kemdiknas, Bpk. Syawal Gultom.
Dengan kerjasama ini maka Intel Indonesia dan LPMP Jatim akan mengembangkan model pelatihan TIK yang cocok untuk semua guru dari TK hingga SMA dalam rangka peningkatan profesionalisme guru dan peningkatan mutu pendidikan di propinsi Jawa Timur.
|
|
|
|
Spanduk Acara
|
Mendiknas menjadi saksi penandatangan MOU
|
|
|
|
Berfoto Bersama Kepala LPMP dan Kepala BPSDMPPMP
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Seperti tahun yang lalu, pada tahun 2011 ini Indonesia Mengajar akan mengirimkan lagi Pengajar-pengajar muda ke daerah-daerah terpencil yang terseber di berbagai tempat di Indonesia. Kali ini pengajar muda yang tergabung dalam Pengajar Muda 2 berjumlah 75 orang, mengikuti pelatihan di Wisma Dirjen Perhubungan Laut, Puncak, Bogor.
Seperti tahun yang lalu pula, Intel Indonesia mendapatkan kesempatan untuk memberikan pelatihan dalam rangka membekali para Pengajar Muda ini. Dalam Pelatihan Intel Teach yang dilakukan selama satu hari pada tanggal 17 Mei 2011 , peserta diberikan materi tentang Pembelajaran Abad 21 dan Pembelajaran berbasis Project (PBA) dimana produk akhir mereka adalah membuat RPP yang berbasis Project.
Walaupun hanya satu hari dan dirasa belum cukup, namun peserta merasa telah mendapatkan hal yang baru dalam perbendaharaan Metode, Model dan Pendekatan pembelajaran yang akan mereka gunakan selama di daerah.
|
|
|
|
Para peserta sedang berdiskusi dan mengerjakan Pembelajaran Berbasis Proyek
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tahun 2011 ini adalah tahun kedua Indonesia berpartisipasi dalam Intel ISEF. Intel ISEF 2011 diselenggarakan pada tanggal 9 – 13 Mei 2011 di Los Angeles Convention Center. Tahun ini Intel Indonesia mensponsori 6 siswa pemenang LKIR untuk berkompetisi di Intel ISEF.
6 orang siswa itu adalah Andrey Irawan Halim dan Reyner Jong dari SMA Santa Laurensia, Pebrian dan Alanikika dari SMAN 1 Malingping, Yan Restu Freski dari SMAN 1 Yogyakarta dan Darmadi dari SMAN 6 Yogyakarta. Mereka didampingi oleh Laksana Tri Handoko dari LIPI, Beliau adalah salah satu periset senior dari LIPI sekaligus anggota Scientific Review Committe.
Dalam partisipasi kedua ini, Yan Restu dan Darmadi dari Yogyakarta berhasil mendapatkan Special Award dan mereka masing-masing memperoleh hadiah uang sebesar USD 3000. Irawan Halim dan Reyner Jong mendapatkan Honorable Mention atas penelitiannya.
Selain tim siswa yang bertanding maka acara ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Kerjasama dan Promosi Science LIPI, Bpk. Bogie Tjahjono, peneliti senior LIPI, Bpk. Adi Santoso, Staff Senior Direktorat Pembinaan SMA Kemdiknas, Ibu Arfah L. Razik. Ketiga peserta ini menghadiri pertemuan para pendidik dari seluruh dunia dalam Educator Academy Intel ISEF 2011.
Hasil di tahun kedua ini menunjukkan kerjasama yang baik antara LIPI dan Intel Indonesia terutama adalah kerja keras dari LIPI dalam memobilisasi para peneliti untuk menjadi mentor penelitian. Di kemudian hari diharapkan pihak Kemdiknas bisa memberikan dukungan dan bantuan yang lebih besar.
Sebelum keberangkatan ke Intel ISEF 2011, seluruh delegasi diterima oleh Menteri Riset dan teknologi serta Menteri Pendidikan Nasional RI.
|
|
|
|
Berfoto bersama Mendiknas
|
Berfoto bersama Menristek
|
|
|
|
|
Tim Indonesia di Intel ISEF 2011
|
Foto di ruang eksebisi penelitian
|
|
|
|
Diterima oleh Konjen RI di Los Angeles
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
22 Guru dari Yayasan Pendidikan Yeemye di Manado dan Tomohon mengikuti pelatihan Enhancement Getting Started Course dan Essentials Course di Panti Samadi, Tomohon (26 – 30 April 2011)
Guru yang berasal dari SD Suster Manado, SD Sta. Clara Tomohon, SMP Pax Christi Manado, SMP Stella Maris Tomohon, SMA Rex Mundi Manado dan SMK Sta. Familia Tomohon berkumpul di Panti Samadi Tomohon. Tempat sejuk ini menjadi saksi bagaimana para guru dengan penuh semangat mengikuti pelatihan.
Para guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek (RPP-BP) dengan berkonsentrasi pada Kecakapan Abad 21 yang digali berdasarkan kharisma Tarekat YMY untuk mencapai pendidikan berkualitas dengan penekanan pada pembentukan karakter.
Pelatihan diawali oleh Prof. Dr. Yong Ohoitimur MSC yang melihat bahwa Intel Teach dapat menjawab tantangan pembelajaran abad 21 yang coba dikejar oleh pihak Yayasan.
|
|
|
|
Foto Bersama seusai pelatihan
|
Pemaparan kaitan Pelatihan Intel dengan visi dan misi
Yayasan Pendidikan Yeemye oleh Prof. Dr. Y.
Ohoitimur MSC
|
|
|
|
|
Kelompok SD sedang membuat Portofolio
|
Mengkritisi dan menimba sesuatu dari kelompok lain
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tanggal 4 Mei, di Kantor Rektorat Universitas Pendidikan Indonesia beberapa petinggi UPI bertemu dengan pihak Intel Education untuk menindaklanjuti kerjasama Pre-Service ini. Naskah kerjasama sedang dipelajari oleh kedua belah pihak, namun pelatihan akan tetap berlangsung sesuai dengan rencana.
20 dosen FIP UPI dari berbagai Jurusan yang ada di FIP serta Kampus-Kampus daerah mengikuti Pelatihan Getting Started Course dari tanggal 5 – 7 Mei 2011, sebagai awal dari proses internalisasi Kurikulum Intel Teach ke dalam sistem perkuliahan FIP UPI. Penguasaan dan Integrasi Teknologi dalam pembelajaran sekarang sudah menjadi keharusan. Pemakaian teknologi tanpa metode yang tepat juga akan menjadikan pembelajaran kehilangan arah. Dari tukar pengalaman terbukti bahwa pembejaran yang berpusat pada siswa sebagai landasan kokoh untuk integrasi teknologi dan pencapaian target kecakapan abad 21 masih lemah di kalangan guru dan dosen.
|
|
|
|
Pimpinan UPI dan Intel Education Indonesia
berfoto bersama setelah pertemuan
|
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan – Universitas
Pendidikan Indonesia membuka Pelatihan GSC
|
|
|
|
|
Foto Bersama Peserta Pelatihan dengan
Tim Intel Education Indonesia
|
Para Peserta sedang bekerja dalam
kelompoknya menyelesaikan Portofolio
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pada Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011, Kemdiknas menyelengarakan Resepsi Hardiknas di Gedung A Plaza Kemdiknas. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional dan dihadiri oleh beberapa perusahaan yang memiliki komitmen dalam bidang pendidikan.
Intel Indonesia membuktikan komitmennya untuk berperan dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Salah satu acara dalam resepsi Hardiknas ini, Intel dan Kemdiknas memperbarui kesepakatan tentang komitmen Intel untuk membantu Indonesia mencapai pendidikan abad 21, yang sebelumnya telah ditandatangani pada 2007 lalu.
|
|
|
|
Suasana Resepsi Hardiknas 2011
|
Penandatanganan MOU antara Intel Corp
Indonesia dengan Kemdiknas RI
|
|
|
|
Berjabat tangan setelah menandatangani MOU
|
|
|
|
|
|
|
|
|