|
Pelatihan Intel Future Scientist untuk Senior Trainer |
|
|
|
|
Untuk membudayakan penelitian di sekolah guna meningkatkan kualitas belajar mengajar, inisiatif Intel untuk pendidikan tengah meluncurkan sebuah program pelatihan baru bagi guru bernama Intel Future Scientist (IFS). Lewat program ini para guru dilatih untuk mengenal tentang pembelajaran berbasis Inquiry (Inquiry Based Learning) dan integrasinya dalam kegiatan belajar mengajar serta pengenalan ISEF (Intel Science and Engineering Fair) sebagai ajang pameran dan kompetisi hasil penelitian bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Intel Corporation setiap tahun.
|
Usha Bhaskar memfasilitasi peserta dalam mengenal Iquiry Based Learning
|
Peserta pelatihan bekerja sama membuat presentasi berupa peta konsep
|
|
Sebagai tahap awal, program Intel Future Scientist diperkenalkan dan dilatihkan kepada para Senior Trainer Intel Teach. Pelatihan ini diselenggarakan di Aloft Hotel, Bangkok, Thailand pada tanggal 27-29 Maret 2012 yang diikuti oleh para Senior Trainer dari negara Indonesia (Winastwan Gora), Taiwan, Pakistan, Sri Lanka dan Thailand. Pelatihan yang dirancang untuk dilatihkan selama dua setengah hari ini difasilitasi oleh Usha Bhaskar, salah satu Senior Trainer dari India.
Selanjutnya, para Senior Trainer akan melatihkan IFS kepada para guru di negara mereka. Di Indonesia, implementasi IFS ini akan diselenggarakan bersama LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional untuk menyebarluaskan dan meningkatkan budaya meneliti di sekolah, meningkatkan kualitas penelitian di kelas, serta mempersiapkan siswa untuk mengikuti ajang ISEF.
|
1:1 eLearning Classroom Workshop di Sekolah Laboratorium Universitas Negeri Jakarta |
|
|
|
|
Sebagai tindak lanjut dari donasi Intel Classmate PC (CMPC) dari Intel Indonesia Corporation kepada Universitas Negeri Jakarta, pada hari Sabtu, 17 Maret 2012 diselenggarakan workshop 1:1 eLearning Classroom yang difasilitasi oleh Brimy Laksmana (Education Manager) dan Winastwan Gora (Senior Trainer). Workshop yang dihadiri oleh 27 orang guru dari Sekolah Laboratorium Universitas Negeri Jakarta ini melatihkan penggunaan aplikasi Mythware e-Learning Classroom yang disertakan dalam donasi Intel CMPC serta melakukan perancangan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mengintegrasikan keterampilan abad 21. Selain itu para peserta juga melakukan praktik mengajar dengan rekan pengajar lainnya.
|
Peserta memperhatikan penjelasan pemateri tentang pembelajaran memanfaatkan Intel CMPC
|
Peserta pelatihan bekerja dalam kelompok dalam menyusun rencana pembelajaran
|
|
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari inisiatif Intel untuk membantu pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan meningkatkan kompetensi para pendidik lewat pelatihan keterampilan belajar mengajar dan teknologi. Berikutnya, akan dilaksanakan pula pelatihan-pelatihan Intel Teach lain bagi para pendidik di Sekolah Laboratorium UNJ serta bagi para dosen di Universitas Negeri Jakarta.
|
Workshop Transformasi Pendidikan Intel APAC |
|
|
|
|
Tanggal 4-5 April 2012, bertempat di Hotel Princess Bangkok, Intel bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Tahiland mengadakan workshop tentang kebijakan transformasi pendidikan. Workshop ini dihadiri oleh beberapa Negara seperti Indonesia, Vietnam, India, Pakistan, Korea. Delegasi Indonesia terdiri dari dua orang dari Pustekkom dan satu orang dari Intel Indonesia.
Dalam workshop ini, Bob Kozma sebagai fasilitator menuntun para peserta dalam menyusun kebijakan pendidikan khususnya kebijakan TIK dalam pendidikan. Dalam workshop ini pula diperkenalkan sebuah alat bantu yaitu “intel Education Policy Toolkit” yang akan membantu tiap pembuat kebijakan untuk dapat berpikir dan bekerja secara struktural dan terorganisir sehingga akan menghasilkan sebuah kebijakan yang komprehensif.
Workshop dibuka oleh perwakilan dr Intel dan Kementerian Pendidikan Thailand
Fasiltator membimbing peserta menyusun kebijakan
Tim Indonesia dan Tim Vietnam bekerja dalam satu grup
|
Rapat Penyusunan Peodman Bimtek Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah |
|
|
|
|
28 Februari hingga 1 Maret 2012, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah melaksanakan rapat penyusunan Pedoman BIMTEK untuk pemerataan mutu pendidikan melalui pertukaran PTK SMA, pengembangan IT bagi guru TIK SMA, Tutor paket C, perencanaan kebutuhan PTK SMA, tenaga administrasi sekolah dan test kemampuan professional guru SMA. Rapat diadakan di Hotel Lor-in Sentul, Bogor, dan dihadiri oleh perwakilan dan narasumber dari Direktorat dan lembaga di bawah Kemdikbud, universitas dan sekolah.
Intel Indonesia diundang untuk menjadi narasumber dalam penyusunan pedoman bimtek pengembangan IT untuk guru TIK SMA. Hasil rapat diputuskan bahwa untuk guru TIK SMA akan diberikan pelatihan mengenai “Learning Management System” di sekolah dan menjadi fasilitator pelatihan online.
Intel Indonesia bersama-sama dengan Kemdikbud telah mengembangkan pelatihan online “Teach Elements”, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mengembangkan pelatihan online lain agar dapat menjangkau lebih banyak guru. Untuk itu maka diperlukan kesiapan guru untuk mengikuti pelatihan online mandiri dan juga perlu dipersiapkan fasilitator kelas online yang mampu membimbing guru lain mengikuti pelatihan online.
|
Peserta Rapat mendiskusikan materi Pedoman
|
Penjelasan mengenai pelatihan online
|
|
|
Rapat Koordinasi dan SInkronisasi Program LPMP Kalimantan Barat |
|
|
|
|
Salah satu agenda tahunan LPMP Kalbar adalah rapat koordinasi dan sinkronisasi program antara LPMP dengan pemerintah propinsi Kalbar dan kabupaten di seluruh propinsi. Pada kesempatan kali ini pada tanggal 7 – 9 Maret 2012 bertempat di Hotel Kapuas Pontianak, LPMP Kalbar mengundang Intel Indonesia untuk memberikan dan mambagikan pengetahuan mengenai pentingnya implementasi pembelajaran abad 21 di sekolah.
LPMP Kalbar telah memiliki beberapa ST (Senior Trainer) yang telah dilatih oleh Intel Indonesia sehingga diharapkan mereka bisa menjadi narasumber lokal yang dapat dimanfaatkan oleh para pemangku kebijakan pendidikan di propinsi Kalbar untuk mengembangkan pelatihan pembelajaran abad 21 yang akan memberikan guru kemampuan untuk mengintegerasikan teknologi dalam pembelajaran dan pengembangan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa.
Di akhir presentasi dari Manajer program Pendidikan Intel Indonesia, banyak tanggapan muncul dan terlihat adanya ketertarikan untuk penerapan program-program pelatihan Intel di Kalbar. Semoga LPMP kalbar dapat menindklanjuti kerjasamanya dengan pemerintah daerah baik tingkat propinsi maupun kabupaten/kota demi kemajuan pendidikan di propinsi Kalbar.
Selain menghadiri rapat, dalam kesempatan ini juga, Intel Indonesia bersama LPMP Kalbar mengadakan kunjungan ke dua sekolah penerima bantuan CMPC yang akan mempraktekkan pembelajaran 1:1 e-Learning Classroom. LPMP kalbar akan melakukan pendampingan khusus agar kedua sekolah tersebut menjadi sekolah percontohan penerapan pembelajaran abad 21 di propinsi Kalbar.
|
Presentasi dari Intel Indonesia
|
Pertemuan dengan sekolah penerima bantuan CMPC
|
|
|
Bersama guru di kelas CMPC
|
|
|
PELATIHAN 1:1 eLearning Classroom LPMP Kalimantan Barat |
|
|
|
|
Pontianak, 2 – 3 februari 2012, menindaklanjuti pemberian bantuan Intel CMPC kepada LPMP Kalbar dan 2 sekolah binaan LPMP melalu Kemdiknas RI, Intel memberikan pelatihan kepada staff LPMP dan para guru dari sekolah penerima bantuan tentang bagaimana penggunaan Intel CMPC. Pelatihan tersebut dimulai pada kamis, 2 February 2012 sampai dengan Jum’at, 3 February 2012. Di ikuti oleh 17 peserta dari LPMP dan 2 sekolah binaan.
Acara di awali dengan serah terima Intel CMPC dari Intel kepada LPMP Kalbar dan dilanjutkan dengan menyerahkannya kepada dua kepala sekolah. Dalam acara pembukaan itu, dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Kepala Seksi PSI LPMP Kalbar dan Education Manager Intel Indonesia. Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pontianak mengatakan bahwa diharapkan kedua sekolah yang menerima bantuan ini dapat berhasil menerapkan pembelajaran yang menggunakan CMPC ini.
Pelatihan ini langsung di fasilitasi oleh Senior Trainer Intel education (Heru Triwiyono), dengan materi hari pertama adalah mengenal CMPC dan Fitur-fiturnya. Dilanjutkan hari kedua merancang pembelajaran yang mengintegrasikan CMPC dilanjutkan dengan simulasi kelas.
|
Penyerahan Donasi Intel CMPC
|
Penjelasan Fitur-fitur CMPC
|
|
|
Foto bersama peserta pelatihan
|
|
|
Workshop Untuk Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan |
|
|
|
|
Untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru di kota Pekalongan dalam penguasaan keterampilan Teknologi Informasi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pekalongan, Jawa Tengah bekerja sama dengan Intel Corporation Indonesia dan PT. Telkom menyelenggarakan pelatihan Teknologi Informasi satu hari bertempat di SMP Negeri 2 Pekalongan pada tanggal 26 Januari 2012.
Pelatihan yang bertujuan untuk membuka wawasan para guru dan kepala sekolah akan pentingnya teknologi informasi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran ini diikuti oleh 72 (tujuh puluh dua) orang guru dan kepala sekolah SD dan SMP di Kota Pekalongan. Pelatihan ini menjadi istimewa karena dibuka secara langsung oleh Walikota Pekalongan, H. M. BASYIR ACHMAD yang juga berkesempatan memberikan pula sambutan singkat. “Jika menginginkan kualitas pembelajaran yang maksimal, para pendidik harus meningkatkan standar pembelajaran yang ada, termasuk melibatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran, sehingga para guru wajib untuk menguasai keterampilan teknologi informasi pada saat ini” tutur Walikota Pekalongan.
|
Sambutan dan pembukaan acara oleh Walikota Pekalongan, H.M. Basyir Ahmad.
|
Suasana workshop Teknologi Informasi.
|
|
Berikutnya, beberapa pembicara secara bergantian memberikan materi kepada para peserta. Pembicara-tersebut adalah, Sunar (PT. Telkom Indonesia) dengan materi pengenalan manfaat Internet untuk pendidikan, Brimy Laksmana (Intel Education Indonesia) dengan materi pembelajaran abad ke-21, Winastwan Gora (Intel Education Indonesia) dengan materi pengenalan pemanfaatan Intel Classmate PC untuk pembelajaran 1:1, dan Ganis B.R (Intel Corporation Indonesia) dengan materi pengenalan teknologi komputasi terbaru dari Intel.
Sebagai rencana tindak lanjut dari kegiatan ini, Intel bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pekalongan akan menyelenggarakan workshop lanjutan bagi para guru pelatih dengan materi-materi Intel Teach.
|
Workshop Intel Classmate PC LPMP Sulawesi Selatan |
|
|
|
|
Dalam rangka mendukung percepatan peningkatan kualitas pendidikan nasional, Intel Education memberikan donasi Intel Classmate PC (CMPC) kepada Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Selatan dan 2 (dua) sekolah mitra di provinsi tersebut. Sebagai bagian dari kegiatan donasi, LPMP Sulawesi Selatan menyelenggarakan pelatihan penggunaan Intel CMPC pada tanggal 09-10 Februari 2012. Acara yang diikuti oleh 22 (dua puluh dua) peserta yang terdiri dari Widyaiswara LPMP dan guru sekolah penerima donasi ini dibuka oleh Dr. Dra. Daswatiah Astuti, M.Pd selaku perwakilan dari LPMP Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada para peserta tentang pentingnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam ikut meningkatkan kualitas pendidikan.
|
Sambutan dan pembukaan acara oleh Kepala Bidang PSMP LPMP Sulawesi Selatan Dr. Dra. Daswatiah Astuti, M.Pd .
|
Para peserta tengan memperhatikan paparan dari para pemateri.
|
|
Pada kesempatan yang sama, Brimy Laksmana (Education Manager Intel Education Indonesia) juga membuka wawasan para dosen tentang kebutuhan perubahan paradigma dan cara mengajar dosen untuk menyesuaikan perkembangan dunia abad 21 lewat presentasi yang disampaikannya. Selama dua hari, para dosen berlatih menggunakan Intel Classmate PC (CMPC) bersama aplikasi pendukung yang menyertainya untuk digunakan dalam mendukung pembelajaran dikelas, yang difasilititasi oleh Winastwan Gora (Senior Trainer Intel Education Indonesia).
|
Simulasi pengajaran oleh perwakilan salah satu kelompok
|
Peserta sangat antusias mengikuti jalannya simulasi pembelajaran
|
|
Dalam workshop ini para peserta juga melakukan praktek pengajaran memanfaatkan Intel CMPC sehingga mereka mendapatkan pengalaman mengajar secara langsung menggunakan piranti ini. Di akhir kegiatan, para peserta melakukan penyusunan rencana tindak lanjut. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, para peserta akan mendapatkan pendampingan teknis dari para Widyaiswara LPMP yang juga menjadi Senior Trainer program Intel Teach agar dapat mengimplementasikan pembelajaran berbasis Intel CMPC ini di kelas.
|
Workshop Intel Classmate PC Universitas Negeri Makassar |
|
|
|
|
Sebagai tindak lanjut dari program bantuan Intel Classmate PC kepada Universitas Negeri Makassar (UNM) Sulawesi Selatan, pada tanggal 07-08 Februari 2012 diselenggarakan workshop pengenalan Intel Classmate PC (CMPC) bagi 25 (dua puluh lima) orang dosen yang merupakan perwakilan dari masing-masing fakultas di UNM serta para guru dari sekolah-sekolah mitra UNM. Bertempat di Ruang Serba Guna Gedung Rektorat, workshop ini dibuka oleh Rektor UNM, Prof. Dr. H. Arismunandar., M.Pd.
Dalam sambutannya, beliau menjelaskan kepada para peserta tentang rencana pengembangan kampus kedepan, dimana UNM bercita-cita ingin menjadi perguruan tinggi dengan penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terdepan di Indonesia Timur. Beliau juga menyampaikan bahwa untuk mendukung cita-cita tersebut, para pendidik harus mempersiapkan diri dengan terus menerus mengembangkan diri dengan mengikuti pelatihan-pelatihan seperti ini.
|
Sambutan dan pembukaan acara oleh Rektor UNM, Prof. Dr. H. Arismunandar., M.Pd.
|
Suasana workshop Intel CMPC.
|
|
Pada kesempatan yang sama, Brimy Laksmana (Education Manager Intel Education Indonesia) juga membuka wawasan para dosen tentang kebutuhan perubahan paradigma dan cara mengajar dosen untuk menyesuaikan perkembangan dunia abad 21 lewat presentasi yang disampaikannya. Selama dua hari, para dosen berlatih menggunakan Intel Classmate PC (CMPC) bersama aplikasi pendukung yang menyertainya untuk digunakan dalam mendukung pembelajaran dikelas, yang difasilititasi oleh Winastwan Gora (Senior Trainer Intel Education Indonesia).
|
Brimy Laksmana (Intel Education) menyampaikan materi Pembelajaran Abad 21
|
Winastwan Gora (Intel Education) mendampingi para peserta mengeksplorasi Intel CMPC
|
|
Sebagai rencana tindak lanjut dari kegiatan ini, Intel bekerjasama dengan Universitas Negeri Makassar akan menyelenggarakan workshop lanjutan bagi para dosen pelatih dengan materi-materi Intel Teach seperti Getting Started dan Essentials Course.
Sebagai tindak lanjut kerjasama antara Universitas Pendidikan Indonesia dan Intel Corporation, pada tanggal 13-14 Desember 2011 dilangsungkanlah kegiatan penyerahan bantuan 50 unit CMPC serta pelatihan bagi para dosen dan guru sekolah laboratorium UPI. Di hari pertama, diselenggarakan acara pembukaan yang dilaksanakan di gedung rektorat UPI yang dihadiri oleh Pembantu Rektor IV Prof. Dr. Dadang Sunendar M.Si beserta jajaran pimpinan lembaga lainnya serta dosen dan guru peserta pelatihan. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Si mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Intel yang telah memberikan bantuan CMPC beserta pelatihan bagi para guru dan dosen. Beliau juga mengucapkan selamat atas perayaan 10 juta guru yang telah dilatih oleh Intel di seluruh dunia, yang perayaannya dilangsungkan bersamaan dengan penyelenggaraan pelatihan di UPI.
|
|
|
|
Serah terima CMPC oleh Hari Nugraha (Intel)
kepada Wakil Rektor IV UPI
|
Penyerahan plakat terima kasih oleh Wakil Rektor
IV UPI kepada Hari Nugraha (Intel)
|
|
|
|
|
Foto bersama untuk merayakan 10 juta guru
dilatih oleh Intel di seluruh dunia
|
|
Paska kegiatan pembukaan, diselenggarakan kegiatan lokakarya, yang bertempat di gedung SMU Laboratorium UPI. Acara lokakarya ini bertujuan melatihkan penggunaan piranti CMPC bagi guru dan siswa, serta integrasi pemanfaatan CMPC kedalam pembelajaran abad 21 yang berpusat pada siswa. Selain mempelajari fitur-fitur CMPC dengan praktik langsung di hari pertama pelatihan, para peserta juga melakukan perancangan pembelajaran serta melakukan simulasi atau praktik mengajar bersama peserta lainnya pada hari kedua.
|
|
|
|
Para peserta tengah mengeksplorasi fitur-fitur
aplikasi konsol guru
|
Salah satu peserta tengah melakukan praktik
mengajar memanfaatkan CMPC
|
|
|
|
|
|
Peserta tengah melakukan praktik mengajar
dengan mengintegrasikan CMPC
|
Foto bersama paska kegiatan pelatihan
|
|
|
Bantuan CMPC untuk Pembelajaran 1:1 eLearning
|
|
|
|
|
Intel bersama PT. Telkom bekerjasama dalam program Hinterland Project memberikan donasi Intel CMPC (Classmate Personal Computer) beserta konektivitas Internet broadband kepada sekolah-sekolah mitra yang disertai pula dengan kegiatan pelatihan penggunaan dan integrasi dalam pembelajaran. Kegiatan kemitraan ini merupakan wujud nyata kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Kegiatan ini diselenggarakan secara marathon di beberapa kota, yaitu Pekalongan (30 Nov – 01 Desember 2011), Jambi (14 – 15 Desember 2011) dan Surakarta (19-20 Desember 2011), dan Tangerang (22-23 Desember 2011). Agenda pelatihan yang diikuti oleh 20 an guru di masing-masing kota tersebut melatihkan penggunaan aplikasi Mythware e-Learning Classroom yang disertakan dalam donasi Intel CMPC serta melakukan perancangan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mengintegrasikan keterampilan abad 21. Selain itu para peserta juga melakukan praktik mengajar dengan rekan pengajar lainnya.
|
|
|
|
Pemanfaatan sumber belajar dari lingkungan
sekitar dan TIK dalam pembelajaran (Pekalongan)
|
Peserta pelatihan di Pekalongan melakukan foto
bersama paska pelatihan
|
|
|
|
|
|
Suasana pelatihan pembelajaran 1:1 di
Tangerang, Banten
|
Suasana pelatihan pembelajaran 1:1 di Surakarta,
Jawa Tengah
|
|
Sebagian besar peserta yang merupakan perwakilan sekolah penerima donasi merasa sangat bahagia sekaligus merasa mendapatkan sebuah tantangan dengan adanya perangkat Intel CMPC ini. Hal ini semakin menambah semangat mereka untuk dapat memanfaatkan perangkat TIK yang diberikan untuk kemajuan pendidikan di sekolah masing-masing dan memeratakan keterampilan TIK bagi guru lain di lingkungan sekitarnya.
|
|
|
|
Suasana pelatihan pembelajaran 1:1 di Jambi
|
Peserta pelatihan di Jambi melakukan foto
bersama paska pelatihan
|
|
|
Penandatangan MOU Intel – UPI
|
|
|
|
|
Pada Hari Kamis, 6 November 2011, Universitas Pendidikan Indonesia dan Intel Indonesia Corporation (Intel) menandatangani kerja sama untuk mendorong dan memfasilitasi pengembangan kurikulum pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan melalui integrasi Intel Teach kurikulum pelatihan program di Gedung Isola UPI Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.
Nota kesepahaman ditandatangani Rektor UPI Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. dan Strategic Business Development Director Intel Indonesia Corp, Hari Nugraha. Penandatangan nota kesepahaman ini dihadiri jajaran pimpinan UPI, yaitu para pembantu Rektor UPI, Para Dekan, Dr. Dinn Wahyudin, M.A. (Sekretaris Badan Koordinasi Pengembangan Sekolah Laboratorium dan Kampus Daerah), serta Dr. Suwatno (Kepala Hubungan Masyarakat). Sedangkan delegasi Intel Indonesia Corporation hadir antara lain Ananta B. Gondomono (Government Program Manager) dan Brimy Laksamana (Education program Manager).
Kesepakatan bersama ini juga untuk meningkatkan kemampuan dosen dan calon guru belajar di Universitas Pendidikan Indonesia pada abad ke-21 yang mencakup integrasi teknologi dalam belajar dan pembelajaran proses pembangunan yang berpusat pada pembelajaran berbasis projek.
Linkup kerja sama ini menyertakan pelatihan untuk dosen; Intel Teach Program: Kursus Persiapan Memulai (tatap muka); Intel Teach Program: Kursus Essentials (tatap muka); Pelaksanaan Projek Pembelajaran Berbasis, Evaluasi Program dan Penerbitan Sertifikat. Rektor UPI menyampaikan apresiasinya kepada Intel atas kepercayaannya terhadap UPI untuk menjalin kerja sama ini.
|
|
|
|
Penandatangan MOU
|
Delegasi Intel dan UPI
|
|
|
Pelatihan Essentials Course Dan 1:1 E-learning Classroom Lpmp Jawa Timur
|
|
|
|
|
Bertempat di Hotel Utami Surabaya, pelatihan ini berlangsung selama 4 hari. Dengan peserta berjumlah 50 Orang mengikuti pelatihan Essentials Course dan 50 orang mengikuti pelatihan 1:1 E-Learning Classroom. Khusus untuk peserta 1:1 E-Learning Classroom adalah bagi guru yang mendapatkan bantuan CMPC dari Intel Corporation melalui Kementerian Pendidikan Nasional, sebagian lagi diikuti oleh Staff LPMP yang akan mendampingi sekolah-sekolah yang mendapatkan bantuan tersebut.
Acara pembukaan berlangsung di Madina Hall Hotel Utami Surabaya. Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala LPMP Jawa Timur, Bapak Salamun, dan dilanjutkan sambutan oleh Education Program Manager, Bapak Brimy Laksmana. Selanjutnya, sambutan sekaligus pembukaan langsung oleh Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom.
Pelatihan Essentials course yang lebih membahas tentang PBL, cukup menarik perhatian peserta sehingga mereka begitu semangat untuk mengikuti pelatihan sampai tuntas. Demikian juga dengan kelas 1:1 e-Learning Classroom, peserta sangat menyukai cara belajar yang menggunakan 1 laptop 1 siswa. Tidak terasa waktu 4 hari yang tersedia berlalu begitu cepat.
Acara penutupan langsung di tutup oleh Kepala LPMP Jawa Timur, Bapak Salamun, dengan sebelumnya mengumumkan peserta terbaik dari Kelas Essentials Course dan 1:1 e-Learning Classroom.
|
|
|
|
Peserta pelatihan Essential Course
|
Peserta 1:1 e-Learning Classrom sedang mengeksplorasi CMPC
|
|
|
Rakor LPMP Kalbar dengan ICT Center
|
|
|
|
|
Dalam rangka peningkatan pemanfaatan ICT Center yang terdapat di Propinsi Kalimantan Barat, maka LPMP Kalbar mengadakan rapat koordinasi dengan mengundang seluruh ICT Center dari seluruh kabupaten di propinsi Kalbar. Rakor ini bertujuan untuk merintis sebuah kerjasama dimana LPMP Kalbar akan mengembangkan pelatihan bersama ICT Center.
LPMP kalbar mengundang Intel Indonesia untuk mempresentasikan mengenai program pelatihan Intel Teach yang bisa dikembangkan bersama ICT Center. Education Program Manager, Brimy Laksmana, memberikan presentasi mengenai pembelajaran abad 21 berbasis ICT dan tantangannya ke depan.
Kepala LPMP Kalbar, Bpk. Drs. Suhartono Arham, M.Si, menyatakan harapannya agar tiap ICT Center dapat mengembangkan pelatihan secara mandiri dengan bantuan LPMP dan kemudian di tahun 2012 LPMP kalbar akan mengembangkan pelatihan lanjutan kepada ICT-ICT center yang telah berhasil mengembangkan pelatihan mandiri.
|
|
|
|
Pengarahan rapat koordinasi
|
Peserta menedengarkan penjelasan Program
|
|
|
Seminar Guru “Tantangan dan Kesempatan Abad 21”
|
|
|
|
|
Tanggal 30 September 2011 lalu, Intel mendapatkan kesempatan untuk mengisi seminar yang di hadiri oleh perwakilan guru di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sama seperti seminar-seminar sebelumnya yang pelaksanaannya bekerjasama dengan Telkom, Guru diberikan materi yang berusaha membuka wawasan para guru tentang Abad 21 khususnya dalam bidang pendidikan. Seminar kali ini berjudul Abad 21 : Tantangan dan Kesempatan.
Yang special dari seminar kali ini adalah acara penyerahan hadiah kepada pemenang kompetisi Intel Teach Elements Course Online. Salah satu pemenang adalah Bapak Drs. Tugi Hartono Guru MAN 1 Jember. Penyerahan hadiah ini dapat menjadi motivasi kepada peserta seminar untuk mengikuti pelatihan Online yang terselenggara atas Kerjasama Intel dengan Kemdikbudnas.
|
|
|
|
Seminar Abad 21 : Tantangan dan Kesempatan
|
Penyerahan Hadiah Kompetisi Intel Teach Elements Course Online
|
|
|
|
Pemenang berfoto bersama dengan Narasumber dari Intel dan Telkom
|
|
|